Diskon Denda Hukuman Bagi PSMS Medan

Sepanjang persaingan Liga 1 musim 2018 lalu, PSMS Medan mendapat denda sampai Rp 1 miliar dampak pelanggaran yang terjadi baik dari pihak klub maupun suporter.

 

Mulai dari pembakaran flare yang sempat dilaksanakan oleh suporter PSMS dalam sejumlah pertandingan sampai pelanggaran lainnya.

 

Namun PSMS mendapat potongan dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sebesar 50 persen dari total yang seharusnya ditunaikan sekitar Rp 960 juta.

 

“Rapat PSSI tersebut mengenai bisa keringanan hukuman sanksi komdis. Kan dari komdis PSSI kemarin kan menghukum PSMS dan sejumlah klub tergolong Persebaya, Sriwijaya, Persib dan ada sejumlah klub yang notabene sanksinya di atas Rp 1 miliar. Dicari solusi karena beban kita pun berat, jadi saya dan anda bisa keringanan 50 persen ,” kata Sekretaris Umum (Sekum) PSMS Julius Raja, dilansir dari Tribun Medan.

 

Namun potongan denda tersebut tak tergolong untuk sanksi kartu merah dan kuning yang didapat oleh semua pemain PSMS.

 

“Sanksi tetap terdapat tapi bisa potongan lah. Hanya penyalaan flare sama dari keputusan komisi disiplin. Yang tidak bisa itu melulu dari kartu merah dan kartu kuning,” terangnya.

 

Dengan mendapat potongan 50% PSMS menerima potongan denda selama Rp 460 juta.

 

“Kemarin oleh Plt ketua umum pak Joko Driyono menyerahkan keringanan untuk kita sesudah PSMS menyurati. Jadi anda kena sanksi dari Rp 960 juta, Hanya kena sanksi selama Rp 400 an juta,” ucapnya.

 

PSMS terdegradasi di akhir musim dan bakal kembali tampil di Liga 2 pada musim 2019.

Close Menu