Dua bocah kakak beradik tewas disambar petir

Banjarmasin (ANTARA News) – Dua bocah kakak beradik warga Jalan Bina Putra Kelurahan Guntung Payung Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, tewas akibat tersambar petir, pada Senin sore.

Lurah Guntung Payung, Ma’ruf Rizani, di Kota Banjarbaru, Senin, mengatakan dua kakak beradik itu meninggal dunia di lokasi kejadian di sebuah tanah lapang Jalan Bina Putra RT 7 Guntung Manggis. “Kejadiannya sekitar pukul 15.30 WITA dan dua korban meninggal dunia di lokasi kejadian merupakan kakak beradik yakni Febrian (13) dan Revaldi (9),” ujarnya.

Ia mengatakan, informasi yang diterima, dua bocah bersama satu temannya yang diketahui bernama Rizal tengah berada di sebuah lahan tanah di bawah suasana mendung yang menyelimuti kota itu.

Entah bagaimana kejadiannya, tiba-tiba petir menyambar dan diduga mengenai tubuh dua bocah kakak beradik yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu hingga keduanya tak sadarkan diri.

Diduga, petir menyambar telepon seluler yang dipegang salah satu korban dan posisi keduanya yang saling berdekatan sehingga begitu petir menyambar membuat mereka terkena sambarannya.

“Kedua korban meninggal dunia di tempat kejadian, sedangkan teman korban yakni Rizal sempat pingsan dan dilarikan ke rumah sakit,” ujar Kapolsek Banjarbaru Barat Kompol Saiful Bob.

Sementara itu, korban lainnya, Rizal yang sempat mendapat perawatan di IGD RS Idaman Banjarbaru sudah mulai siuman dan tampak sedikit tenang ditemani ibunya yang mendampingi bocah kelas V SD itu. “Saya tidak ingat bagaimana kejadiannya karena pingsan, tatapi sebelum petir menyambar, kami bermain sepeda dan Febri juga Aldi main handphone,” kata murid SDN Guntung Payung 2 itu.*

Baca juga: Dua orang tewas disambar petir selagi berteduh di kedai

Baca juga: Empat orang tewas disambar petir

Pewarta:
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Close Menu