Puluhan pasien RSUD Batang dievakuasi karena banjir

Batang  (ANTARA News) – Puluhan pasien Rumah Sakit Umum Daerah Kalisari Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dievakuasi ke tempat yang lebih aman karena beberapa ruang rumah sakit yang berada di lantai bawah terendam banjir, Minggu.

Kepala Bidang Keperawatan RSUD Kalisari Kabupaten Batang Samuri di Batang, Minggu, mengatakan bahwa puluhan pasien yang berada di lantai satu ruang Lily, Flamboyan, dan Mawar harus dievakuasi karena ruangan rumah sakit terendam hingga sekitar 70 sentimeter.

 “Semua ruangan rumah sakit di lantai satu  terendam banjir dengan ketinggian 70 sentimeter sehingga para pasien harus kami pindahkan ke lokasi yang aman,” katanya.

 Ia mengatakan hujan deras yang terus mengguyur wilayah Batang sejak Sabtu (26/1) malam mengakibatkan ruangan pasien terendam banjir hingga 70 cm dan pada Minggu (27/1) sudah surut menjadi sekitar 60 cm.

 “Oleh karena itu, sekitar 50 pasien yang berada di lantai 1 kita evakuasi di lantai dua. Alhamdulillah pada Minggu siang ini sudah sedikit surut,” katanya.

Menurut dia, dengan banyaknya pasien yang harus dievakuasi mengakibatkan ruang RSUD yang berada di lantai 2 tidak cukup, sehingga mereka ditempatkan di lorong atau selasar.

“Akibat semua pasien yang berada di ruang lantai 1 kita evakuasi ke lantai 2 maka ruangan yang ada tidak cukup sehingga terpaksa ditempatkan di selasar atau lorong Rumah Sakit. Ini karena kondisi sangat darurat,” katanya.

 Pasien Wahyudi Prasetyo mengatakan dirinya tidak keberatan ditempatkan di selasar rumah sakit karena keadaan darurat dan tidak kebagian tempat lagi.

“Para pasien dievakuasi mulai Minggu dinihari. Kami sebelumnya di ruang Lily dan dipindahkan ke ruangan darurat,” katanya.

Hingga saat ini, hampir semua ruangan RSUD Kalisari Batang yang berada di lantai 1 terendam banjir.

Baca juga: Ribuan rumah di eks-keresidenan pekalongan terendam banjir
Baca juga: Warga Luar Batang sanksi karung pasir mampu tahan rembesan banjir rob

 

Pewarta:
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Close Menu